She was so Lovely….

Kemarin..

Setelah hilang dan dicari selama 2 hari, akhirnya mama menemukan Florence dirumah tetangga, digarasi mobil, meringkuk sendirian. Kondisinya lemah dan kesulitan untuk bernafas. Mulutnya bernanah. Mama langsung mengangkat Florence, berlari membawanya pulang ke rumah..Malam sebelumnya hujan turun deras, sangat deras sampai perumahan yang ada ditempat yang lebih rendah nyaris terendam banjir karena sungai meluap. Olen pasti kedinginan.

2 hari sebelumnya mama pulang dari cuti selama seminggu. Menitipkan pasukan kaki empat pada sodara untuk tinggal dirumah menjaga mereka. Setiap hari mama mengontrol mereka lewat bbm. Florence emang dilaporkan gak mau masuk kerumah buat tidur, hanya masuk sekali-sekali untuk makan. Lebih sering tidur diteras tetangga sebelah. Akhirnya makanpun disiapkan diluar. Beberapa kali Olen menghilang gak pulang. Gak bisa didekati buat ditangkap dan dirumahkan. Mungkin karena merasa manusia asing. Pagi harinya mama dikirimi foto Florence yang tampak diare, bagian belakangnya kotor dan basah. Berharap bisa bertemu dan sempat buat mengobati, mamapun sampai ke rumah siang hari. Tapi Olen gak ada.

Mama mencari kemana-mana sampai ke tempat aku, tapi tetap gak ketemu. Malam harinya hujan turun. Keesokan hari mama dan ompapa mencari lagi berkeliling perumahan, mengitari hutan belakang rumah, menyisir rumah-rumah kosong tapi tetap gak ada. Sedih sekali. Merasa bersalah banget. Kenapa setiap mama dan ompapa pergi agak lama selalu aja ada yang hilang. Malamnya kembali hujan, kali ini deras banget. Florence ditemukan pagi harinya waktu mama berangkat kerja.

Hari itu mama harus kerja karena cuti telah selesai, berharap Florence bertahan sampai mama pulang jam makan siang untuk mengobati karena dirumah gak ada orang. Florence dimasukan ke kandang, mulutnya dibersihkan, dihangatkan. Tapi pas mama pulang, Florence kelihatan terbatuk batuk dan tersengal-sengal. Mama sudah merasa gak ada harapan, hanya bisa menenangkan Olen, membelainya, menghiburnya..Olen sempat pengen keluar kandang tapi gak bisa, dan rebah. Mama menggenggam tangan Olen, mulai menangis, melihat Olen sedikit mengejang…dua kali hentakan nafas kecil terakhir…Olen sudah gak bergerak lagi. Dia sudah pergi…

Mama hanya bisa bilang maaf…Olen masih tampak sangat cantik, bulunya masih halus saat dibelai, badannya masih segar gak kurus seperti kucing yang sakit parah. Gak ada pipis, gak ada muntah seperti kucing lainnya.  Bersih banget. Tapi dia sudah pergi…pulang ke surga, berlarian disana..

Mama menguburnya sendiri dihalaman belakang. Di rumah yang sebelumnya sudah jadi tempat tinggal dia sebelum mama datang.

No one to blame…gak ada yang bisa disalahkan. Dan gak mungkin saling menyalahkan. Mama sudah berusaha untuk memastikan mereka terawat sewaktu dia pergi. Yang diamanahi pun pasti sudah berusaha yang terbaik. Tapi kami, para kucing, memang punya pikiran sendiri yang kalian manusia tidak mengerti. Ini pilihan Florence untuk tidak pulang kerumah, sementara kucing-kucing yang lain baik-baik saja walaupun ada manusia asing.

Yang pantas disyukuri adalah Florence bertemu mama disaat-saat terakhirnya. Pergi dengan belaian penuh cinta. Aku gak kebayang kalo Olen meregang nyawa sendirian, dirumah tetangga yang gak dikenal, trus dikuburkan begitu saja. Semua sudah diatur ama Allah…

She was so lovely…

Pertama kali bertemu saat pindah rumah  di awal April 2012, mama sudah jatuh cinta pada pandangan pertama. Walaupun Olen penuh koreng. Nama Florence langsung diberikan karena dia kucing yang cantik, kata mama.

floenFlorence yang liar sangat susah dipegang tapi akhirnya luluh dan jinak. Aku sempat berteman dengan dia.

me dan florenceFlorence sangat baik, sabar dan keindukan…hampir semua anak kucing yang dipungut mama dirawat oleh Olen.

Mulai dari Pika-Piku…

piku-olenChimong…chimong-olen

cuddlingJuga Ponyo yang waktu itu sempat sakit kulit..

ponyo-olenSampai anak-anak kucing itu besarpun Florence tetap sayang.

cudling1Olen selalu tampak cantik seperti kapas

Florence and sunWalau kadang bulunya yang cukup panjang tampak gimbal

lickingTapi selalu kembali terlihat cantik

Olen in memoryHarusnya aku sempat minta maaf karena sering jahil ama Florence.

ngintipTapi aku yakin Florence memaafkan aku.

Florence emang terbiasa sendirian, dia jarang bermanja-mana sama mama. Semacam penyendiri. Florence lebih suka berjemur di bekas rumah kosong di halaman belakang.

baskingKata vet teman mama Olen sudah tua. Namun kelakuannya kadang masih kayak anak kucing yang suka bermain. Olen selalu mengalah kalau ada kucing lain yang coba membully dia, selalu membiarkan yang lain makan terlebih dahulu. Gak mau makan kalo ikan kukusnya belum benar-benar dingin. Florence terlalu sabar…terlalu baik. Dia juga pemburu yang sangat pintar. Mulai dari tikus hutan, sampai kadal hijau.

Hanya sempat setahun sejak pertemuan pertama dengan Florence. Sekarang Olen pergi ke titian pelangi..sehat lagi, berlari riang diatas sana.

Florence yang cantik.. Selamat jalan..Kami semua menyayangi kamu. Gak akan pernah lupa….

in memoriam
Iklan

13 comments

  1. Taukah kalian..’Disana’ para bidadari tercuri pandang matanya ktika seberkas cahaya bergerak cepat kearah titian pelangi. Mrk pun menoleh & terbang ke titian pelangi utk mlihat siapa yg datang hari ini.. Para bidadari itu tercekat kagum mlihat seekor kucing memancarkan cahaya emas & wangi tubuhnya melebihi wangi bunga2 surga.. Salah satu malaikat bertanya.. Mengapa tubuhmu bgitu bersinar & baumu membuat para bidadari tertarik utk mengikutimu ? Siapakah kamu wahai kucing cantik ? Mahluk lucu itupun menjawab.. ‘Aku hanya seekor kucing biasa. Tubuhku berkilau krn sebgn dari hidupku dilimpahi kasih sayang dan keikhlasan dari manusia yg memelihara & melindungiku. Wangi yg keluar dari tubuhku sewangi cinta & kasih sayangnya… Aku akan bersaksi dihadapan Sang Khalik utk kesucian bunda manusiaku..namaku Olen wahay bidadari.. pd waktunya kelak atas ijin Allah aku akan mengantar bundaku ke tmp terbaik di SurgaNYA

  2. Hiks.. Jd ikut sedih dan ngerasa bersalah sama olen, Maaf ya olen semoga dirimu damai dan bahagia di dunia yg baru..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s